Samudera Indonesia Akan Masuki Bisnis Batubara
Selasa, 20 Sep 2005 18:25 WIB
Jakarta - Perusahaan yang bergerak di bidang transportasi perkapalan PT Samudera Indonesia Tbk akan memasuki bisnis batubara. Hal tersebut dilakukan karena membaiknya prospek bisnis batu bara di masa mendatang seiring terus naiknya harga batu bara. "Kita saat ini sedang mempelajari bisnis batu bara secara keseluruhan. Peluang yang akan kita garap adalah logistik bagi industri batu bara," ujar Dirut Samudera Indonesia Randy Effendi dalam paparan publik di Gedung BEJ, Jakarta, Selasa, (20/9/05).Untuk itu perseroan berencana menambah empat buah kapal baru pengangkut batu bara yang akan mulai beroperasi tahun depan. Nilai investasi penambahan kapal ini diperkirakan sebesar US$30 juta.Saat ini perseroan mengoperasikan 8 kapal industrial shipping yang terdiri dari 5 unit kapal untuk kegiatan lepas pantai dan 3 unit kapal untuk angkutan batubara.Selain itu, perseroan juga mengoperasikan 29 kapal berukuran antara 3.650-29.499 DWT untuk kegiatan container shipping, 1 unit kapal pengangkutan general cargo untuk kegiatan breakbulk shipping dan 14 unit kapal untuk muatan minyak, gas dan bahan kimia.Hingga akhir Juni 2005, perseroan telah membukuan laba bersih sebesar Rp 192,217 miliar atau naik 365 persen dibanding periode sama tahun lalu. PT Samudera Indonesia Tbk juga memroyeksikan laba bersih hingga akhir tahun 2005 naik dua kali lipat dibanding akhir tahun 2004 sebesar Rp 200,8 miliar. Menurut Randy, kenaikan laba bersih ini dipicu akibat meningkatnya kinerja usaha maupun adanya efisiensi usaha perseroan. Hal ini terlihat dari pendapatan perseroan yang meningkat sekitar 37 persen menjadi Rp 2,122 triliun per Juni 2005 dibanding periode sama tahun lalu. Sementara, laba usaha perseroan naik sekitar 331 persen dibanding periode yang sama tahun 2004.
(qom/)











































