"Kami optimistis dapat IPO pada kuartal I/2019 karena perencanaan kami cukup matang," ujar Direktur Utama PT Capri Nusa Satu Properti Tbk Jansen Surbakti dalam keterangannya, Minggu (3/3/2019).
Dia menambahkan, pihaknya akan memanfaatkan dana IPO untuk menambah pembiayaan proyek resort and spa di Nusa Penida dan proyek office and convention hall di Jakarta Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar modal tempat bagus untuk sumber pembiayaan asal developer punya proyek yang baik dan prospektif," paparnya.
Jansen, menegaskan bahwa pihaknya membidik dana IPO berkisar Rp 100-150 miliar.
Menurut dia, Capri Nusa memiliki tiga unit bisnis yang mencakup gedung perkantoran di Jakarta Timur berketinggian empat lantai yang saat ini sudah beroperasi. Lalu, gedung perkantoran dan convention hall yang ditargetkan beroperasi semester 1/2019.
"Ketiga, kami membangun resort and spa di Nusa Penida, Bali dengan target beroperasi tahap pertama pada September 2019," ujar Jansen.
Tahap awal, pembangunan resor menempati areal seluas 2,5 hektare (ha) dari total luas lahan 50 ha. Pembangunan tahap awal mencakup 30 vila dengan investasi sekitar Rp 150 miliar. Resort and spa itu terletak di Pantai Atuh, Nusa Penida dan kelak juga diisi hotel, theme park, dan luxury mansion.
(das/das)











































