Diluncurkan, 7 Saham Indonesia Masuk ASEAN Index
Rabu, 21 Sep 2005 12:49 WIB
Jakarta - Sebanyak tujuh perusahaan Indonesia masuk dalam daftar saham FTSE/ASEAN 40 Index yang dibentuk lima bursa ASEAN, yaitu Bursa Efek Jakarta, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand, dengan kerja sama Financial Time Stock Exchange (FTSE).Peluncuran FTSE/ASEAN 40 Index dilakukan Rabu ini (21/9/2005) di London, lokasi FTSE berada. Masing-masing bursa mengirimkan perwakilannya untuk peluncuran indeks tersebut."Memang kalau tidak ada hambatan, diluncurkan hari ini di London, BEJ juga mengirimkan delegasinya, yakni Direktur Utama dan Direktur Perdagangan dan Keanggotaan," kata Direktur Administrasi BEJ Wawan S Setiamihardja kepada detikcom, Rabu (21/9/2005).Berdasarkan data FTSE, perusahaan asal Malaysia paling banyak masuk di jajaran FTSE/ASEAN 40 Index, yakni sebanyak 14 perusahaan. Terbanyak kedua adalah Singapura dengan 12 perusahaan. Diikuti oleh Indonesia 7 perusahaan, Thailand 6 perusahaan dan Filipina 1 perusahaan.Ketujuh perusahaan Indonesia yang masuk FTSE/ASEAN 40 Index adalah PT Indosat Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Astra Internasional Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.Sedangkan perusahaan asal Malaysia yang terdaftar adalah British American Tobacco (Malaysia), Malaysian Intl Shipping, Genting, Malayan Banking, Sime Darby, IOI, Resorts World, Telekom Malaysia, Tenaga Nasional, Commerce Asset Holdings, YTL Power International, Maxis Communications, Plus Expressways, dan Astro All Asia Networks.Perusahaan asal Singapura adalah City Developments, Keppel Corp, Neptune Orient Lines, Singapore Airlines, Singapore Press Holdings, United Overseas Bank, Overseas Chinese Banking, DBS Group Holdings, Sembcorp Industries Limited, Singapore Telecom, Singapore Technologies Engineering dan Capitaland.Perusahaan asal Thailand adalah Bangkok Bank (F), Kasikornbank (F), Siam Cement (F), Advanced Info Serv, PTT Exploration & Production dan PTT. Sedangkan satu-satunya perusahaan Filipina yang masuk adalah Phil Long Dist Tel.FTSE juga telah membuat peringkat sepuluh perusahaan yang memiliki kapitalisasi terbesar yang didominasi perusahaan asal Singapura dan Malasyia. Telkom Indonesia satu-satunya perusahan asal Indonesia yang masuk Top 10 FTSE/ASEAN 40 Index.Berikut urutan 10 perusahaan dengan kapitalisasi terbesar:1. DBS Group Holding2. Singapore Telecom3. United Overseas Bank4. Overseas Chinese Banking5. Malayan Bank6. Telekomunikasi Indonesia7. PTT8. Tenaga Nasional9. Singapore Airlines10. Singapore Press Holding
(ir/)











































