The Fed Tekan IHSG 11 Poin

The Fed Tekan IHSG 11 Poin

- detikFinance
Rabu, 21 Sep 2005 16:30 WIB
Jakarta - Kenaikan bunga the Fed menjadi sebesar 3,75 persen yang melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dolar, berdampak negatif terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pada penutupan perdagangan Rabu (21/9/2005), IHSG turun 11,535 poin pada level 1.044,056.Pasar saham khawatir cadangan devisa Bank Indonesia (BI) akan kembali tergerus jika rupiah melemah. Investor melepas saham-saham blue chip seperti Astra Internasional karena dikabarkan penjualan mobilnya pada tahun ini akan menurun. Indeks LQ-45 turun 2,896 pada level 227,781, JII turun 2,881 poin pada level 175,716, MBX turun 3,140 pada level 283,717 dan DBX turun 2,386 poin pada level 218,141.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 10.284 kali pada volume 1.905.569 lot saham senilai Rp 875,783 miliar. Sebanyak 28 saham naik, 86 saham turun dan 250 saham stganan.Saham-saham yang turun harganya di top looser antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 400 menjadi 9.500, International Nickel (INCO) turun Rp 350 menjadi Rp 14.600, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 5.100, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 100 menjadi Rp 2.825 dan Hero Supermarket (HERO) turun Rp 100 menjadi Rp 6.000Sedangkan saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 menjadi Rp 11.200, Perusahaan gas Negara (PGAS) naik Rp 25 menjadi Rp 3.775, Berlina (BRNA) naik Rp 270 menjadi Rp 1.170, Alfa Retalindo (ALFA) naik Rp 80 menjadi Rp 1.580 dan Sari Husada (SHDA) naik Rp 25 menjadi Rp 3.300. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads