Pasar Saham Terguncang Harga Minyak, IHSG Terpuruk 27 Poin

Pasar Saham Terguncang Harga Minyak, IHSG Terpuruk 27 Poin

- detikFinance
Kamis, 22 Sep 2005 12:34 WIB
Jakarta - Harga minyak dunia yang terus melejit membuat bursa regional terseret ke teritori negatif. Tak terkecuali Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada sesi satu turun 27,040 poin (2,59%) pada level 1.017,016.Indeks regional yang terperosok seperti Straits Times Singapura, Kuala Lumpur Stock Exchange, Nikkei 225, dan Hang Seng. Melorotnya bursa regional mengikuti melemahnya bursa utama dunia Dow Jones dan Nasdaq. Harga minyak dunia di pasar AS telah mencapai level US$ 68,27 per barel"Penurunan indeks lebih disebabkan oleh faktor internasional, seperti harga minyak dunia yang naik karena ancaman badai Rita yang diperkirakan bisa menyerang daerah produksi minyak AS di Texas," kata analis Evergreen Capital Edwin Sebayang, Kamis (22/9/2005).Faktor internal, seperti belum jelasnya kenaikan BBM juga turut menyumbang anjloknya IHSG. Akibatnya, pemain asing terus melakukan aksi jual dan merevisi valuasi mereka terhadap portofolio sahamnya. Sampai penutupan perdagangan Kamis (22/9/2005) sore, indeks diprediksi masih akan mengalami tekanan. Pemicunya masih karena dilepasnya saham-saham blue chip dihampir semua sektor. Pada sesi satu, perdagangan saham berlangsung tipis dengan transaksi yang terjadi sebanyak 8.075 kali, pada volume 1.325.784 lot saham senilai Rp 566,647 miliar. Hanya 7 saham yang mengalami kenaikan harga. Sisanya 108 saham turun dan 249 saham stagnan.Saham-saham blue chip mendominasi penurunan harga di top looser seperti Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 9.250, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 4.900, United Tractors (UNTR) turun Rp 200 menjadi Rp 3.500, Bank Central Asia (BCA) turun Rp 75 menjadi Rp 3.400, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 125 menjadi Rp 2.475, dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 30 menjadi Rp 1.340Sedangkan saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain Semen Gresik (SMGR) naik Rp 100 menjadi Rp 17.300, Karwell Indonesia (KARW) naik Rp 10 menjadi Rp 540, dan Bakrieland Development (ELTY) naik Rp 5 menjadi Rp 160. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads