Telkom Belum Mau Investasi ke Luar Negeri
Kamis, 22 Sep 2005 19:27 WIB
Jakarta - PT Telkom menegaskan belum berencana melakukan investasi di luar negeri hingga tahun 2006. Saat ini Telkom lebih memfokuskan pada peningkatan teledentitas di dalam negeri."Telkom belum akan berinvestasi ke luar negeri tapi hanya bekerja sama. Telkom masih fokus meningkatkan teledentitas dengan Telkom Fleksi," kata Wakil Direktur PT Telkom Garuda Sugarda di Kantor Telkom Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (22/9/2005).Saat ini, investasi untuk pengembangan Telkom Fleksi masih terhambat masalah ketidakseragaman frekuensi. Telkom masih menunggu penetapan kebijakan pemerintah yang mengalokasikan frekuensi 800 Mhz untuk telepon CDMA. "Terutama untuk Jawa dan Banten yang masih terhambat karena menggunakan 9900 Mhz sedangkan daerah lain menggunakan frekuensi 800 Mhz," urainya.Garuda juga menegaskan keinginan Telkom untuk mengakuisisi saham PT Bukaka Singtel International (BSI) tidak akan menghilangkan entitas BSI sebagai perusahaan. Pengambilalihan BSI hanya akan dilakukan dalam bidang legalitasi, bisnis dan operasional perusahaan.Saat ini BSI merupakan mitra kerja sama operasi Telkom di wilayah Timur Indonesia. BSI sudah menyatakan tidak sanggup meneruskan kontrak dengan Telkom sampai 2015. "Kalau kerjasama ini diteruskan, Telkom melihat yang akan menderita justru masyarakat telekomunikasi di bagian Timur Indonesia. Mereka tidak ada pembangunan telekomunikasi," tutur Garuda."Kalau diteruskan sekarang investasi akan menunggu tahun 2015," ujarnya. Dia menjelaskan dana yang akan digunakan untuk mengakuisi BSI berasal dari internal perusahaan.
(mar/)











































