Pertamina Terbitkan Obligasi US$ 500 Juta Kuartal I-2006
Jumat, 23 Sep 2005 16:59 WIB
Jakarta - Setelah tertunda beberapa kali, PT Pertamina (Persero) berharap bisa menerbitkan obligasi senilai US$ 500 juta pada kuartal pertama tahun 2006. Belum dipastikan apakah penerbitannya dalam bentuk valas atau rupiah."Pertamina berencana menerbitkan obligasi US$ 500 juta pada kuartal pertama 2006, karena neraca awal sudah keluar," kata Direktur Keuangan Pertamina Alfred Rohimone di kantornya, Jl Perwira Jakarta Pusat, Jumat (23/9/2005). Menurut Alfred, neraca awal sementara yang sudah keluar dan disetujui Departemen Keuangan (Depkeu) mencatat ekuitas sebesar Rp 106 triliun dengan total neraca awal sebesar 140 triliun. "Jadi tahun ini tidak mungkin issue bond karena menunggu hasil audit neraca awal seluruhnya," kata Alfred.Alfred menjelaskan, karena obligasi diterbitkan masih tahun depan, maka untuk tahun ini Pertamina tidak akan melakukan road show ke sejumlah negara. "Sebelumnya kita sudah pernah ke Singapura dan Hong Kong," katanya.Belum dijelaskan mengenai dana hasil penerbitan obligasi itu. Sedangkan rencana penerbitan obligasi sebelumnya, dana digunakan untuk membiayai sejumlah investasi, terkait dengan rencana Pertamina yang akan memfokuskan bisnisnya sekitar 70 persen pada kegiatan usaha hulu.Seperti diketahui, pada tahun 2003 Pertamina melalui anak usahanya PT Pertamina Tongkang berencana menerbitkan obligasi sekitar US$ 500 juta untuk membeli 12 unit kapal tangker. Namun rencana itu dibatalkan oleh Menneg BUMN Laksamana Sukardi, meskipun waktu itu Pertamina sudah melakukan paparan publik.
(ir/)











































