Pasar Saham Lesu, IHSG Meluncur 9 Poin

Pasar Saham Lesu, IHSG Meluncur 9 Poin

- detikFinance
Rabu, 28 Sep 2005 16:36 WIB
Jakarta - Menjelang kenaikan harga BBM, pasar saham benar-benar lesu karena investor enggan melakukan transaksi dan memilih wait and see. Akibatnya, IHSG penutupan Rabu (28/9/2005) turun 9,746 poin pada level 1.027,888."Pelaku pasar saat ini masih menunggu kebijakan kenaikan harga BBM, jadi cari aman dengan bersikap wait and see," kata Edwin Sebayang, analis dari Evergreen Capital, Rabu (28/9/2005). Investor, kata Edwin, masih mencermati dampak kenaikan harga BBM ini. Apalagi semakin mendekati 1 Oktober 2005 makin banyak aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM. Transaksi saham juga sangat rendah dengan volume yang tipis, karena pelaku pasar masih menunggu kapan waktu untuk masuk atau pun keluar dari pasar.Indeks LQ-45 turun 2,536 poin pada level 223,725, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,962 poin pada level 174,189, Main Board Index (MBX) turun 2,987 poin pada level 278,922 dan Development Board Index (DBX) turun 0,632 poin pada level 216,427.Perdagangan di pasar reguler berjalan sepi dengan transaksi yang terjadi sebanyak 9.393 kali pada volume 1.159.065 lot saham, senilai Rp 689,099 miliar. Sebanyak 27 saham naik, 77 saham turun dan 259 saham stagnan.Saham-saham yang yang turun harganya di top loser antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 300 menjadi Rp 8.850, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 4.900, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 5.150, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 menjadi Rp 3.850 dan Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 50 menjadi Rp 3.475.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 150 menjadi Rp 2.425, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 20 menjadi Rp 850, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 20 menjadi Rp 1.350, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 10 menjadi Rp 870 dan Bank Niaga (BNGA) naik Rp 5 menjadi Rp 365. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads