Pasar Saham Antisipasi Demo BBM
Kamis, 29 Sep 2005 09:34 WIB
Jakarta - Perdagangan saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) masih akan mengalami tekanan. Pasar mewaspadai ancaman demo besar-besaran yang menolak kenaikan BBM pada transaksi saham Kamis (29/9/2005). Pelaku pasar masih akan bersikap wait and see dalam mengantisipasi kenaikan harga BBM ini, karena khawatir aksi unjuk rasa ini akan menimbulkan aksi anarkis.Selain kenaikan BBM faktor melemahnya rupiah terhadap dolar AS yang pada Rabu kemarin (28/9/2005) di tutup di level Rp 10.350 juga akan menjadi perhatian investor.Namun demikian, masuknya perdagangan saham PT Excelcomindo Pratama Tbk pada Kamis ini (29/9/2005) akan sedikit memberikan sentimen positif untuk melawan sentimen BBM. Menjelang penutupan triwulan III ini investor juga akan mengantispasi window dressing yang akan membuat indeks sedikit terangkat.Pada penutupan Rabu kemarin (28/9/2005) indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 9,746 poin pada level 1.027,888. Penurunan indeks itu dipicu aksi profit taking karena pasar mewaspadai aksi demo.
(ir/)











































