Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 25 Apr 2019 12:53 WIB

BPK akan Panggil Auditor Laporan Keuangan Garuda

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Gedung BPK/Foto: Istimewa Foto: Gedung BPK/Foto: Istimewa
Jakarta - Laporan keuangan tahun 2018 milik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menimbulkan kegaduhan. Laporan keuangan ini dianggap janggal dan ditentang oleh dua komisaris perusahaan.

Kejanggalan laporan keuangan itu membuat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan memanggil kantor akuntan publik (KAP) yang mengauditnya. Adapun KAP yang mengaudit laporan keuangan GIAA 2018 adalah Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO International).

"KAP mengaudit berdasarkan perintah BPK. Jika memang terjadi (kejanggalan laporan keuangan) seperti itu, maka untuk tahap awal kami akan mengundang KAP-nya dulu," kata Anggota BPK, Achsanul Qasasi, dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (25/4/2019).


BPK akan memanggil KAP tersebut untuk meminta penjelasan terkait laporan keuangan GIAA. Setelah itu BPK hendak memanggil direksi Garuda Indonesia untuk melakukan pemeriksaan lebih jauh.

"Setelah itu baru kami lakukan Audit untuk mengetahui detailnya," kata Achsanul.

Seperti diketahui, ada kejanggalan dalam laporan keuangan GIAA. Hal ini terungkap setelah dua komisaris Garuda menolak menandatangani laporan keuangan 2018.


Artikel asli berita ini bisa dilihat di CNBC Indonesia melalui tautan berikut ini:
Jreeng! Lapkeu 'Janggal', Auditor Garuda Bakal Dipanggil BPK (das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed