Komisaris Tolak Laporan Keuangan Garuda Berbau Politis?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 29 Apr 2019 07:18 WIB
Komisaris Tolak Laporan Keuangan Garuda Berbau Politis?
Foto: Rachman Haryanto

Bima menganggap, apabila dilihat dari konteks politik, terdapat pada citra yang ingin dibangun dalam kinerja Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya Menteri BUMN Rini Soemarno.

Keuntungan GIAA yang direkayasa dari piutang yang belum dibayarkan akan membuat seolah-olah GIAA memperoleh keuntungan besar. Dengan hal tersebut, maka kinerja Rini dan kementerian BUMN akan terlihat sukses. Sehingga, Rini dinyatakan layak untuk menjabat di periode selanjutnya.

"Itu yang membuat kinerja BUMN khususnya Menteri BUMN itu terlihat bagus dan sukses. Sehingga Menteri BUMN itu bisa layak dipertahankan di periode keduanya Pak Jokowi," jelas Bima.

Bima menegaskan, keterkaitan politik ada pada Rini. Karena, keputusan kedua komisaris GIAA menolak laporan keuangan dianggap sesuai dengan apa yang seharusnya dikerjakan. Komisaris sebagai pengawas perusahaan hanya menjalankan fungsinya apabila mengkritisi kejanggalan dalam laporan keuangan perusahaan tersebut.