Sesi Siang
IHSG Kembali Tembus Level 1.100
Selasa, 04 Okt 2005 12:37 WIB
Jakarta - Perburuan saham unggulan pada perdagangan sesi satu di Bursa Efek Jakarta (BEJ) kembali membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 1.100. Indeks melejit 23,028 poin atau 2,13 persen ke level 1.106,442.Menurut Budi Ruseno dari Bhakti Capital, kenaikan indeks didukung oleh faktor eksternal dan internal. Seperti pasar saham dunia terutama regional yang naik. Selain itu, menguatnya kurs rupiah terhadap dolar AS ke level Rp 10.225.Sedangkan faktor internal, adalah disambut positifnya kenaikan harga BBM karena mengurangi risiko ketidakpastian di pasar. Kenaikan harga BBM juga diperkirakan akan membuat nilai tukar rupiah ke depan semakin stabil.Kenaikan harga saham kali ini terutama dimotori oleh emiten yang berorientasi ekspor, seperti sektor minyak dan energi. Budi menilai kenaikan indeks masih akan terjadi dalam satu dua hari ke depan."Waktu harga BBM belum naik, banyak saham turun, sekarang setelah ada kejelasan, saham kembali rebound, sehingga indeks dalam dua hari ini masih akan naik," ujarnya.Pada penutupan sesi satu Selasa (4/10/2005), transaksi saham yang diperdagangkan sebanyak 12.310 kali, pada volume 1.777.182 lot saham senilai Rp 836,546 miliar. Sebanyak 67 saham naik, 22 saham turun dan 275 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 5.600, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 5.450 dan Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 90 menjadi Rp 1.720, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 75 menjadi Rp 2.875, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 25 menjadi Rp 3.650.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 880, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 10 menjadi Rp 1.470 dan Gajah Tunggal (GJTL) turun Rp 10 menjadi Rp 550.
(ir/)











































