Excelcomindo Masih Alami Rugi Sampai Akhir Tahun
Rabu, 05 Okt 2005 15:16 WIB
Jakarta - Operator telekomunikasi yang baru listing, PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) sampai akhir tahun 2005 masih akan membukukan rugi bersih Rp 204,629 miliar. Tingginya kerugian karena perseroan memproyeksikan rugi kurs yang mencapai Rp 310,747 miliar. Sedangkan pendapatan yang diperoleh sampai akhir tahun diproyeksi mencapai Rp 2,940 triliun dengan EBITDA sebesar Rp 1,64 triliun.Demikian diungkapkan oleh Ike Andriyani, corporate secretary EXCL dalam penjelasannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Rabu (5/10/2005). Tahun 2006, perseroan menargetkan tidak ada lagi rugi kurs sehingga laba bersih mencapai Rp 198,288 miliar, EBITDA sebesar Rp 2,143 triliun dengan pendapatan seluler sebesar Rp 3,784 triliun. Laba bersih diperkirakan akan meningkat lagi pada tahun 2007 menjadi sebesar Rp 234,834 miliar, dengan EBITDA Rp 2,935 triliun dan pendapatan mencapai Rp 4,804 triliun.EXCL menganggarkan biaya investasi atau capital expenditure (capex) 2005 sebesar Rp 380 juta, serta tahun 2006 dan 2007 masing-masing sebesar US$ 350 juta.Sampai akhir tahun ini, target konsumen XL diperkirakan mencapai 5,597 juta pelanggan. Tahun 2006 naik 41 persen menjadi 7,9 juta pelanggan dan tahun 2007 naik 32 persen menjadi 10,4 juta pelanggan.Sedangkan dari sisi pangsa pasar seluler nasional pada akhir tahun ini sebesar 14 persen. Kemudian meningkat tipis menjadi 15 persen pada tahun 2006 dan 17 persen pada tahun 2007.
(ir/)











































