Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 21 Mei 2019 15:19 WIB

Laporan Keuangan Dinilai Janggal, Garuda Dipanggil DPR

Danang Sugianto - detikFinance
Direksi Garuda Indonesia di Komisi VI DPR/Foto: Danang Sugianto/detikFinance Direksi Garuda Indonesia di Komisi VI DPR/Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - Komisi VI DPR RI memanggil jajaran direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Pemanggilan itu dalam rangka membahas kisruh laporan keuangan perseroan 2018.

Direksi Garuda Indonesia hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) dipimpin Dirut I Gusti Ngurah Askhara bersama Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo.

"Komisi VI sebagai mitra kerja Kementerian BUMN kami harus tau apa yang terjadi. Yang mencuat di publik ramai soal laporan keuangan. Kita ingin mendengar," kata Ketua Komisi VI DPR Teguh Juwarno di ruang rapat Komisi VI, Gedung DPR Jakarta, Selasa (21/5/2019).


Teguh melanjutkan komisi VI tentu menyambut baik Garuda Indonesia yang akhirnya meraup laba setelah sebelumnya terus menerus merugi, namun Komisi VI penasaran mengapa torehan itu justru menimbulkan kekisruhan.

Selain itu rapat bersama Komisi VI juga ingin mendengarkan pendapat dari direksi Garuda Indonesia soal kisruh tarif tiket yang melambung tinggi. Rapat dihadiri oleh 9 orang anggota dari 6 fraksi. Rapat juga diputuskan berjalan terbuka




Simak Juga 'Garuda Indonesia Diimbau Turunkan Harga Tiket Selama Lebaran':

[Gambas:Video 20detik]

(das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com