Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 22 Mei 2019 15:46 WIB

Perusahaan Investasi Sandiaga Juga Ingin Situasi Kondusif

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Para pelaku dunia usaha ingin agar situasi politik yang tengah memanas kembali kondusif. Harapan itu juga diinginkan oleh perusahaan besutan Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Direktur Investasi SRTG Devin Wirawan mengatakan, sebagai perusahaan investasi pihaknya sangat merasakan lesunya industri saat masa-masa Pemilu. Pelaku pasar cenderung menahan diri untuk menambah portofolionya di pasar saham.

"Di masa-masa pemilu itu rada slow karena banyak pemain itu wait and see. Setelah pemilu itu selesai akan kembali bisnis as ussual," ujarnya di Gedung Cyber 2, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Mewakili perusahaan, Devin mengatakan bahwa pihaknya ingin adanya stabilitas baik perekonomian maupun situasi politik. Sebab ketegangan juga secara tidak langsung mempengaruhi perekonomian

"Mengharapkan stabilitas karena tanpa itu investor dan pemain bisnis tidak ada yang mau mengalokasikan dana yang besar untuk membngun negeri ini," tambahnya.


Meski begitu, Devin menegaskan, SRTG dikelola secara profesional dan tak terpengaruh politik. Dia juga menekankan bahwa Sandi sejak terjun ke politik tak lagi berkecimpung mengurusi perusahaan.

"Untuk pemegang saham yang dimaksud itu sejak dia aktif di bidang politik itu sudah tidak ikut serta dalam manajemen Saratoga," tambahnya.

SRTG pada 2018 menderita kerugian Rp 6,2 triliun. Catatan itu berbanding terbalik dengan 2017 perusahaan mampu meraup laba bersih Rp 3,27 triliun.

Kerugian perusahaan disebabkan adanya kerugian bersih atas investasi pada efek ekuitas atau saham sebesar Rp 7,25 triliun. Pada 2017 di pos itu SRTG meraup keuntungan Rp 2,35 triliun.

(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com