IHSG Dibuka Langsung Anjlok, Investor Amankan Sahamnya
Kamis, 06 Okt 2005 09:48 WIB
Jakarta - Mulai terbatasnya kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu kemarin, menunjukkan pasar saham akan konsolidasi. Investor saham diperkirakan mulai akan mengamankan portofolionya.Hal ini tercermin di awal pembukaan perdagangan Kamis (6/10/2005), IHSG pukul 09.40 waktu Jakarta Automatic Trading System (JATS) sudah turun 11,058 poin pada level 1.092,997. Anjloknya sahan pada pembukaan pasar hari ini, juga karena ada kabar terjadi ancaman bom baru di Jakarta. Kekhawatiran investor terhadap lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang mencapai 11 persen akan membuat indeks kembali terancam profit taking. Pasalnya, tingginya SBI ini akan membuat pasar saham sepi karena potensi investor beralih ke deposito.Namun demikian, terus menguatnya rupiah terhadap dolar AS yang kini di level Rp 10.000-an, akan sedikit memberikan sentimen positif ke pasar saham. Pada penuutupan perdagangan Rabu (5/10/2005) IHSG ditutup di level 2,889 pon pada level 1.104,055. Indeks naik tipis pada Rabu kemarin karena sejumlah saham sudah mengalami jenuh beli (overbought seperti saham pertambangan, sehingga terjadi profit taking.
(ir/)











































