Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 24 Mei 2019 22:15 WIB

Lewat AKSes Next-G, Investor Bisa Ikut Awasi Transaksi Saham

Muhammad Idris - detikFinance
Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika
Jakarta - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan fasilitas perlindungan investor dan transparansi informasi pasar modal Indonesia. Fasilitas ini disebut AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) generasi terbaru atau AKSes Next Generation (AKSes Next-G).

Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi mengatakan AKSes merupakan fasilitas yang disediakan KSEI agar investor di pasar modal dapat secara langsung memantau portofolio kepemilikan efek atau dana yang tersimpan di dalam Rekening Dana Nasabah. Peluncuran fasilitas AKSes pertama kali dilakukan KSEI pada tahun 2009 dengan nama Investor Area.

Pengembangan fasilitas AKSes dilatarbelakangi adanya kebutuhan dari para investor untuk memantau portofolio investasi di pasar modal Indonesia secara langsung di KSEI selaku Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.

Dengan pemantauan secara berkala melalui fasilitas AKSes, investor dapat membandingkan laporan (account statement) yang disampaikan Perusahaan Efek (PE) dan Bank Kustodian (BK) secara berkala dengan data yang tersimpan di KSEI. Upaya ini penting untuk memastikan bahwa portofolio investasi milik investor sudah sesuai dengan instruksi jual/beli kepada PE dan BK.

Pengembangan AKSes Next-G merupakan inisatif KSEI dan salah satu proyek multi-years yang termasuk dalam rencana strategis KSEI jangka panjang. Upgrade fasilitas AKSes dilakukan karena masih kurangnya jumlah investor yang memanfaatkan fasilitas AKSes.


Hingga 16 Mei 2019, jumlah investor yang menggunakan fasilitas AKSes masih kurang dari 12%. Kendala lain yang dihadapi antara lain karena proses registrasi masih membutuhkan dokumen fisik berupa Kartu AKSes dan PIN Code. Selain itu, fitur-fitur yang terdapat pada fasilitas AKSes versi sebelumnya masih sangat terbatas.

"Salah satu alasan utama KSEI mengembangkan AKSes Next-G adalah karena masih rendahnya pemanfaatan Fasilitas AKSes serta adanya kebutuhan dari investor untuk proses login yang lebih cepat dan mudah," kata Friderica dalam keterangannya, Jumat (24/5/2019).

"Sebelumnya untuk menggunakan fasilitas AKSes, investor harus lebih dahulu menerima Kartu AKSes dan PIN Code yang kadang membutuhkan waktu karena dokumen berbentuk fisik dan proses distribusi. Dengan AKSes Next-G, cukup menggunakan data pribadi untuk login," imbuhnya.

Proses registrasi investor pada AKSes Next-G yang beralamat https://akses.ksei.co.id, lebih mudah karena hanya perlu memasukkan data diri berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk investor lokal, nomor paspor untuk investor asing atau nomor Single Investor Identification (SID) untuk investor institusi.

Data lain yang diperlukan antara lain nama, alamat email, dan nomor handphone. Dalam proses registrasi, juga dilakukan verifikasi antara data yang dimasukan dengan data yang ada pada sistem Utama KSEI (C-BEST atau S-INVEST), sehingga yang dapat login ke fasilitas AKSes Next-G adalah investor yang benar-benar sudah dibukakan Sub Rekening Efek atau Rekening Investasi.


"Tampilan baru fasilitas AKSes juga dibuat lebih menarik dengan memperhatikan penataan halaman utama dan menu. Pada halaman utama (landing page), pengguna fasilitas AKSes dapat melihat data statistik pasar modal dan informasi berita/artikel seputar industri keuangan," terang Frederica.

"Untuk data yang lebih spesifik, tersedia pada menu 'Pusat Informasi'. Menu tersebut sangat istimewa karena kini data investor per daerah di Indonesia hingga ke tingkat kota dapat diakses oleh publik," imbuh Friderica.

Sesuai dengan singkatannya yaitu Acuan Kepemilikan Sekuritas, fasilitas AKSes Next-G belum lengkap tanpa sarana untuk memantau portofolio investasi milik investor. Menu untuk memantau portofolio investasi dapat diakses di AKSes Next-G melalui 'Portofolioku'.

Berbeda dengan versi sebelumnya, portofolio investasi milik investor kini tersaji dalam bentuk tabel dan grafik yang dikategorikan pada tiap-tiap jenis investasi. Data tersebut juga dapat diunduh (download) apabila diperlukan.

AKSes Next-G dikembangkan dengan mengadopsi teknologi informasi terkini sesuai best practice, yang mudah dikelola dan expandable. Hal ini memberikan kemudahan bagi KSEI apabila kedepannya akan menambah fitur-fitur tambahan dalam fasilitas AKSes Next-G.

Dengan pengembangan AKSes Next-G ini diharapkan KSEI dapat memberikan fitur yang tidak terbatas pada mutasi aset investor tetapi juga tambahan layanan kepada stakeholder pasar modal lain, sehingga mampu menyiapkan landasan yang memadai bagi visi KSEI sebagai Financial dan Information Hub.


Dengan jumlah investor pasar modal yang telah mencapai 1.891.601 per 16 Mei 2019, KSEI berharap makin banyak investor yang akan memanfaatkan fasilitas AKSes Next-G, karena investor yang cerdas adalah investor yang tidak hanya cerdas melakukan trading, tetapi juga harus cerdas memantau investasinya.

Dalam rangka peluncuran AKSes Next-G, KSEI bekerja sama dengan PT Phintraco Sekuritas dan PT MNC Sekuritas menyelenggarakan kegiatan login bersama ke fasilitas AKSes Next-G pada tanggal 1-19 Mei 2019 di beberapa kota di Indonesia.

Kegiatan login bersama tersebut berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Login Aplikasi Pasar Modal oleh Investor Terbanyak melalui Fasilitas AKSes Next-G oleh investor. Rekor tersebut memecahkan rekor yang diraih sebelumnya yaitu oleh 3.051 investor.

Prosesi peluncuran dilakukan oleh Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yunita Linda Sari dan Direksi dan Komisaris KSEI, yang disaksikan oleh Direksi dan Komisaris Self-Regulatory Organizations (SRO). (ega/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com