Investor Lepas Blue Chip, IHSG Rontok 7 Poin
Kamis, 06 Okt 2005 16:44 WIB
Jakarta - Sentimen negatif dari tingginya tingkat Sertifikat Bank Indonesia (SBI) akhirnya merontokkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (6/10/2005) yang turun 7,679 poin pada level 1.096,376. Tingginya suku bunga SBI yang mencapai 11 persen, dikhawatirkan akan membuat investor kembali mengalihkan dananya ke deposito. Penurunan indeks ini juga karena terpengaruh anjloknya bursa utama dunia seperti Dow Jones dan bursa regional seperti Indeks Nikkei, Hang Seng, Straits Times.Indeks LQ-45 turun 3,753 poin pada level 238,138, Jakarta Islamic Index (JII) trun 2,950 poin pada level 187,286, Main Board Index (MBX) turun 2,003 poin pada level 299,150, Development Board Index (DBX) turun 1,959 poin pada level 223,866.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 13.631 kali, pada volume 1.358.715 lot saham, senilai Rp 979,311 miliar. Sebanyak 32 saham naik, 80 saham turun dan 252 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Internasional (ASII) turun 300 menjadi Rp 9.500, United Tractors (UNTR) turun Rp 200 menjadi Rp 3.650, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 5.100, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 5.300, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.750.Sedangkan saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer antara lain Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) naik Rp 575 menjadi Rp 3.450, Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 300 menjadi Rp 7.250, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 150 menjadi Rp 4.450, PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 75 menjadi Rp 2.925, Bank Lippo (LPBN) naik Rp 10 menjadi Rp 1.560.
(ir/)











































