Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 28 Mei 2019 15:26 WIB

Jelang Merger, Saham Renault dan Fiat Chrysler Melonjak

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Fiat Chrysler Automobiles Foto: Fiat Chrysler Automobiles
New Delhi - Produsen otomotif Renault berencana untuk merger dengan Fiat Chrysler. Aksi korporasi ini dilakukan untuk meningkatkan kembali industri otomotif terutama kendaraan listrik dan self driving.

Mengutip CNN produsen mobil asal Prancis ini nantinya akan membagi 50% kepemilikan saham dan menargetkan peningkatan produksi dan penjualan.

Jika proses merger ini selesai, maka Renault dan Fiat akan menjadi produsen mobil ketiga terbesar di dunia setelah Volkswagen dan Toyota serta akan menggeser General Motors (GM) ke poisisi keempat.

Dengan adanya berita merger tersebut, saham Renault melonjak lebih dari 15% di Paris, sementara saham Fiat Chrysler naik 11% di Milan.


Memang kedua perusahaan telah membahas kerja sama untuk menciptakan produk baru berteknologi tinggi.

"Kolaborasi kami akan menjadi lebih luas dan menciptakan efisiensi dalam pengembangan produk," tulis keterangan perusahaan dikutip, Selasa (28/5/2019). Fiat Chrysler saat ini memiliki merk Jeep, Dodge, Alfa Romeo dan Maserati.

Nantinya merger kedua perusahaan ini akan menghemat biaya operasional hingga US$ 6,5 miliar. Dengan adanya merger perusahaan memastikan tak akan ada penutupan pabrik karena produksi akan tetap berjalan.

Mantan CEO Fiat Chrysler Sergio Marchionne sebelumnya menyampaikan jika perusahaan perlu merger dengan perusahaan lain. Hal ini demi meningkatkan daya saing. Bahkan saat itu Sergio sudah berbicara dengan General Motors terkait akuisisi namun rencananya ditolak. (kil/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com