Penjamin Emisi Divestasi PGN Diumumkan Rabu
Senin, 10 Okt 2005 16:09 WIB
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mengumumkan penjamin emisi yang akan melakukan proses divestasi 7,4 persen saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) pada Rabu 12 Oktober.Enam sekuritas yang diundang telah memasukkan proposalnya Senin ini (10/10/2005) sekitar pukul 10.00 WIB di kantor Kementerian BUMN, Jl Wahidin Raya, Jakarta.Sekuritas yang diundang ini juga telah menggandeng bank investasi asing sebagai syarat yang diminta untuk penjualan saham PGN ke pihak luar negeri.Menurut sumber detikcom Senin (10/10/2005), sekuritas yang telah memasukkan proposal untuk penjualan PGN adalah PT Danareksa Sekuritas menggandeng Credit Suisse First Boston (CSFB), PT Bahana Securities menggandeng Deutsche, PT Mandiri Sekuritas menggandeng UBS, PT Trimegah Securities Tbk dengan Macquarie Investment, Indopremier Securites dengan Credit Lyonnais Securities Asia (CLSA) dan PT Ciptadana Sekuritas.Tender ini diduga hanya formalitas saja karena adanya tuntutan dari DPR yang menginginkan transparansi divestasi PGN. Pasalnya, salah satu perusahaan sekuritas plat merah mengakui, bahwa pihaknyalah yang ditunjuk menjadi penjamin emisi.Saat ini pemerintah masih memiliki 60,14 persen saham. Sebelumnya Menneg BUMN Sugiharto memperkirakan, hasil divestasi PGN akan mendapatkan tambahan dana sekitar Rp 1,1 triliun untuk setoran BUMN pada APBN 2005 yang sebesar Rp 13,1 triliun.Namun melihat harga saham PGN di Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang memiliki PGAS ini terus meroket, pemerintah diperkirakan akan meraup dana sekitar Rp 1,1-Rp 1,5 triliun.
(ir/)











































