Medco Efektif Operasikan PLTU Tanjung Jati B
Selasa, 11 Okt 2005 15:18 WIB
Jakarta - Setelah terkatung-katung pengoperasiannya, akhirnya PLTU Tanjung B akan mulai dikerjakan pihak swasta. Pemerintah telah menunjuk PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan Konsorium Fortum Service Oy untuk mengerjakan operasional dan pemeliharaannya. Perajanjian tersebut berlaku efektif setelah pemerintah sebagai pemegang saham menyetujui operasional dan pemeliharaan PLTU Tanjung Jati B kepada kedua pihak tersebut pada 19 September 2005.Apabila tidak ada pengakhiran kontrak lebih awal, maka jangka waktu pengoperasioan akan berlangsung selama 23 tahun dengan nilai proyek yang sudah termasuk PPN 10 persen sebesar Rp 2,854 triliun."Jumlah tersebut akan disesuaikan dan dibayarkan ke Konsorsium Fotum dan Medco sesuai dengan kondisi dalam perjanjian," kata Rashid I Mangukusumo, Direktur Pengembangan Medco Energi Internasional dalam penjelasannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Selasa (11/10/05). Rencananya Medco dan Konsorsium Fotum akan mendirikan sebuah perusahaan yang dimiliki bersama untuk mengoperasikan dan melakukan pemeliharaan PLTU Tanjung Jati B yang memiliki kapasitas produksi listrik 2x880 MW (mega watt).Menurut Rashid, pengoperasian PLTU Tanjung Jati B bukan merupakan pengalaman yang baru bagi Medco. Sebelumnya, pada oktober 2004, Medco melalui anak usahanya PT Mitra Energi Batam telah mengoperasikan Perusahaan Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Batam. "Masuknya Medco ke dalam jasa pengoperasian dan pemeliharaan PLTU dimaksudkan untuk menambah pengalaman dan keahlian pengoperasian pembangkit listrik," kata Rashid. Rashid berharap, dengan pengalaman dan keahlian tersebut, perseroan dapat segera melakukan strategi memonetisasi cadangan gas.
(ir/)











































