Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 20 Jun 2019 19:37 WIB

Sinar Mas Multiartha Mau Jual Saham, Karpet Merah Buat Sumitomo?

Danang Sugianto - detikFinance
Ilustrasi BEI/Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi BEI/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) akan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. Pelepasan itu dilakukan dengan cara mengantarkan perusahaan melantai di pasar modal.

Perusahaan yang bergerak di bidang asuransi jiwa termasuk usaha dengan prinsip syariah itu pun telah melaksanakan Due Diligence Meeting dan Paparan Publik (Public Expose) dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO). Dalam aksi korporasi ini, PT Sinarmas Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi.

Mengutip keterangan tertulis perusahaan, Kamis (20/6/2019), Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG menawarkan saham yang dimilikinya sebanyak-banyaknya sebesar 420.000.000 saham kepada publik.


Menariknya, saham yang ditawarkan itu sepenuhnya milik Sinar Mas Multiartha. Harga yang ditawarkan tidak dalam rentang, atau satu harga yakni Rp 12.100. Artinya hasil dana pelepasan saham perusahaan bukan masuk ke kantong perusahaan seperti IPO pada umumnya, tapi ke Sinar Mas Multiartha.

Berdasarkan prospektus, profil kepemilikan saham Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG sebelum aksi ini adalah dimiliki oleh Sinar Mas Multiartha dan Mitsui Sumitomo Insurance Co. Ltd. Kepemilikan saham keduanya sama besar, yakni masing-masing 525 juta lembar saham atau 50-50.

Itu artinya jumlah 420 juta lembar saham itu setara dengan 40% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perusahaan. Nilai saham yang dilepas itu setara Rp 5,08 triliun yang kemudian masuk ke kantong Sinar Mas Multiartha.


Dengan begitu, setelah proses divestasi melalui pasar modal ini dilakukan, maka Mitsui Sumitomo Insurance akan menjadi pemegang saham terbesar di Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG. Namun belum ada informasi tentang pihak yang akan membeli saham divestasi itu.

Jika benar Sumitomo ingin menguasai sepenuhnya Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG, hal itu tidak bisa dilakukan. Sebab pemerintah telah membatasi kepemilikan asing di perusahaan asuransi.

Dalam Peraturan Pemerintah No.14 Tahun 2018 tentang Kepemilikan Asing Pada Perusahaan Asuransi kepemilikan asing di asuransi maksimal 80%. (das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed