Harga Saham EMSOP Bank Danamon Rp 5.173

Harga Saham EMSOP Bank Danamon Rp 5.173

- detikFinance
Rabu, 12 Okt 2005 10:33 WIB
Jakarta - Bank Danamon menetapkan harga saham yang dijual untuk karyawan dalam program Employee Management Stock Option Plan (EMSOP) sebesar Rp 5.173 per saham. Jumlah saham yang akan dilepas sebanyak 61.071.800 saham seri B."Harga sebesar Rp 5.173 per saham merupakan rata-rata harga penutupan saham perseroan dalam kurun waktu 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal 1 Juli 2005," kata Anika Faisal, Corporate Secretary Bank Danamon dala penjelasannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Rabu (12/10/2005).Menurut Anika, opsi ini telah ditawarkan dalam tahun 2005, dengan syarat opsi tersebut dilaksanakan dalam periode 1 Juli 2006 sampai 1 Juli 2010.Jumlah saham yang ditawarkan untuk EMSOP ini setara dengan 1,24 persen total saham perseroan yang jumlahnya mencapai 4.919.263.500 saham.Bank Danamon dalam RUPS tahun lalu telah menyetujui untuk menjual 5 persen saham perusahaan kepada manajemen dan karyawan dalam EMSOP. Saham yang ditawarkan itu setara dengan 245.346.100 saham seri B dengan harga nominal Rp 500 per saham. Mayoritas kepemilikan saham Bank Danamon saat ini sebesar 69,62 persen dimiliki oleh Asia Financial (Indonesia) Pte.Ltd, grup investasi dari Temasek.Sampai pukul 10.26 waktu Jakarta Automatic Trading System (JATS) saham Bank Danamon di BEJ ada di level Rp 4.125 atau turun Rp 50 per saham. Bank MandiriSementara PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga melaporkan bahwa perseroan telah melakukan pelaksanaan EMSOP periode 1 Juli-30 September 2005 sebanyak 83.533.070 saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham.Dari hasil EMSOP tersebut Bank Mandiri mendapatkan dana sebesar Rp 41,766 miliar. Dana tersebut telah menambah modal ditempatkan dan disetor perseroan naik dari Rp 10,075 triliun menjadi Rp 10,117 triliun. "Perubahan struktur permodalan Bank Mandiri dalam Anggaran Dasar Perseroan telah dilakukan pada 6 Oktober 2005 atau pada hari yang sama telah dilaporkan kepada Menteri Hukum dan HAM," kata Corporate Secretary Bank Mandiri, Ekoputro Adijayanto, dalam laporannya ke BEJ, Rabu (12/10/2005). (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads