Honda Mobil Akan Naikkan Harga 5-10%

Honda Mobil Akan Naikkan Harga 5-10%

- detikFinance
Rabu, 12 Okt 2005 14:17 WIB
Jakarta - Terimbas kenaikan harga BBM, PT Honda Prospect Motor (HPM) yang menjual mobil merek Honda akan menaikkan harga jual 5-10 persen untuk seluruh produknya."Kenaikkan harga dilakukan secepatnya, mungkin bisa bulan ini," kata Jonfis Fandy, Sales and Marketing General Manager PT HPM di sela acara peluncuran New Honda City di Hotel Four Seassons, Kuningan, Jakarta, Rabu (12/10/2005).Namun meski ada kenaikan harga, Jonfis optmistis target penjualan mobil Honda secara keseluruhan tidak akan terganggu. Tahun ini HPM menargetkan penjualan 53.000 unit, yang sampai September 2005 telah mencapai 45.973 unit.Total penjualan sampai September sebesar 55 persen adalah kontribusi dari penjualan Honda Jazz. Penjualan mobil lainnya dari merek Honda City, Honda Odyssey, Honda Civic dan Honda Accord."Kita tidak akan melakukan revisi target, apalagi menjelang Lebaran dari tahun ke tahun biasanya penjualan meningkat dan justru kita akan menambah beberapa unit," kata Jonfis.Diakui, pada September sempat terjadi penurunan penjualan sebesar 17 persen. Namun penurunan ini juga terjadi pada semua penjual mobil. Penyebabnya adalah belum pastinya kenaikan harga BBM dan fluktuasi rupiah terhadap dolar AS."Tapi tampaknya Lebaran ini market akan stabil lagi," harap Jonfis.Pada kesempatan itu Jonfis juga menjelaskan, peluncuran New Honda City merupakan generasi baru Honda City. Desain baru ini dengan bodi yang lebih panjang hampir mendekati sedan-sedan dengan kelas di atasnya.New Honda City tersedia untuk tipe mesin i-DSI dan VTEC. Dengan harga penawaran untuk i-DSI manual Rp 176 juta dan i-DSI otomatis Rp 186 juta. Sedangkan jenis VTEC manual dijual Rp 180 juta dan VTEC otomatis seharga Rp 190 juta.Penjualan New Honda City ditargetkan mencapai 10.000 unit sampai akhir tahun 2006. Sedangkan sampai akhir bulan Oktober, perseroan menyediakan 400 unit. Produksi seluruh mobil New Honda City diimpor dari Thailand dalam bentuk Completely Built Up (CBU). (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads