Hasil Audit Laporan Keuangan Garuda yang Janggal Diumumkan Siang Ini

Danang Sugianto, Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 28 Jun 2019 07:42 WIB
Hasil Audit Laporan Keuangan Garuda yang Janggal Diumumkan Siang Ini
Foto: Ari Saputra

Ada dua komisaris yang tidak setuju dengan penyampaian laporan keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) di 2018 yang menyatakan perusahaan mampu meraup laba bersih US$ 809,85 ribu atau setara Rp 11,33 miliar (kurs Rp 14.000). Kedua komisaris itu Chairal Tanjung dan Dony Oskaria.

Chairal mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan surat keberatan atas laporan keuangan Garuda Indonesia. Pihaknya juga meminta agar surat itu dibacakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar kala itu.

"Tapi tadi tidak dibacakan suratnya, karena tadi pimpinan rapat merasa cukup dinyatakan dan dilampirkan saja di annual report," ujarnya di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Menurut dokumen yang diterima awak media, kedua komisaris itu merasa keberatan dengan pengakuan pendapatan atas transaksi Perjanjian Kerja Sama Penyediaan Layanan Konektivitas Dalam Penerbangan, antara PT Mahata Aero Teknologi dan PT Citilink Indonesia. Pengakuan itu dianggap tidak sesuai dengan kaidah pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) nomor 23.

Sebab manajemen Garuda Indonesia mengakui pendapatan dari Mahata sebesar US$ 239.940.000, yang diantaranya sebesar US$ 28.000.000 merupakan bagian dari bagi hasil yang didapat dari PT Sri Wijaya Air. Padahalan uang itu masih dalam bentuk piutang, namun diakui perusahaan masuk dalam pendapatan.

Kedua komisaris itu menilai hal itu akan menimbulkan kerancuan dari publik untuk membaca laporan keuangan garuda yang berubah signifikan dari sebelumnya rugi tiba-tiba untung. Dengan begitu ada potensi penyampaian kembali laporan keuangan dan dapat merusak kredibilitas perusahaan.




Simak Video "Pramugari Garuda Pakai Face Shield Ketimbang Baju APD, Ini Kata Dokter"
[Gambas:Video 20detik]