Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 03 Jul 2019 12:30 WIB

Sesi I

IHSG Lanjut Pelemahan, Jeda Siang Parkir Negatif di 6.349

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka negatif pagi ini. Laju pelemahan masih berlanjut hingga jeda perdagangan siang ini.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini berada di Rp 14.135. Cenderung stagnan dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 14.135.

Pada pra perdagangan, IHSG turun ke 6.362,958. Sementara indeks LQ45 ikut turun ke 1.017,603.

Membuka perdagangan Rabu (3/7/2019), IHSG turun 2,280 (0,04%) ke 6.382. Indeks LQ45 berkurang 1,267 poin (0,12%) ke 1.021,928.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG malah kembali melemah ke 6.381. Indeks LQ45 juga turut melemah ke 1.020.


Jeda perdagangan siang ini, IHSG masih melanjutkan pelemahan. IHSG turun 35,45 poin (0,56%) ke 6.349,439. Indeks LQ45 turun 8,073 poin (0,79%) ke 1.015,122.

Perdagangan siang ini terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan saham 259.021 kali transaksi sebanyak 11,8 miliar lembar saham dan total nilai transaksi sebanyak Rp 4 trilin.

Sebanyak 148 saham menguat, 223 saham melemah dan 134 saham stagnan.

Dari luar negeri, Bursa Amerika Serikat ditutup menguat semalam. Dow Jones ditutup 26,786.68 (+0.26%), NASDAQ ditutup 8,109.09 (+0.22%), S&P 500 ditutup 2,973.01 (+0.29%). Bursa US ditutup menguat, namun investor kini memiliki kecemasan baru yaitu perang dagang antara US - Eropa.

Presiden Trump telah memberikan tarif baru kepada Uni Eropa senilai US$4 miliar pada produk konsumer seperti whiskey, keju dan lainya.

Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif negatif ini. Berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 berkurang 171 poin ke 21.582
  • Indeks Hang Seng melemah 35 poin ke 28.812
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 23 poin ke 3.020
  • Indeks Strait Times berkurang 12 poin ke 3.358

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 525 ke Rp 7.000, Golden Flower (POLU) naik Rp 260 ke Rp 1.310, Siloam International (SILO) naik Rp 140 ke Rp 4.740 dan Krida (KJEN) naik Rp 94 ke Rp 470.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 700 ke Rp 11.000, Mandom Indonesia (TCID) turun Rp 450 ke Rp 13.000, Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM) turun Rp 350 ke Rp 12.325 dan Onix (OCAP) turun Rp 325 ke Rp 1.000.

Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(dna/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com