Saham Telekomunikasi Anjlok, IHSG Turun di Bawah 1.100
Kamis, 13 Okt 2005 16:47 WIB
Jakarta -
Investor melakukan aksi jual terhadap saham telekomunikasi karena sentimen negatif dari didepaknya Excelcomindo dari penghitungan indeks.Pada penutupan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meluncur 12,445 poin anjlok di bawah 1.100 pada level 1.090,535.Tipisnya volume perdagangan membuat indeks terjun cukup dalam karena sepinya sentimen positif. Ditambah melemahnya rupiah kembali membuat was-was pelaku pasar.Indeks LQ-45 turun 2,914 poin pada level 234,203, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,981 poin pada level 186,100, Main Board Index (MBX) turun 3,984 poin pada level 297,397, Development Board Index (DBX) turun 0,173 poin pada level 223,298.Perdagangan di pasar reguler berlangsung sepi dengan transaksi yang terjadi sebanyak 13.318 kali, pada volume 1.565.384 lot saham, senilai Rp 705,258 miliar. Sebanyak 39 saham naik, 75 saham turun dan 249 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Excelcomindo Pratama (EXCL) anjlok 1.125 menjadi Rp 3.500, Astra Internasional (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 9.100, Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 5.650, United Tractors (UNTR) turun Rp 50 menjadi Rp 3.525, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 5.100, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 25 menjadi Rp 3.375.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 125 menjadi Rp 2.900, Tempo Scan Pacific (TSPC) naik Rp 100 menjadi Rp 6.000, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 25 menjadi Rp 2.350, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 25 menjadi Rp 2.950, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 20 menjadi Rp 910.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
