Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 08 Jul 2019 16:23 WIB

Berpotensi Tak Mampu Bayar Utang, Saham Jababeka Dibekukan

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok. Jababeka Foto: Dok. Jababeka
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya membekukan saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA). Sebelumnya perusahaan susah mengakui bahwa perusahaan berpotensi default atau tak mampu membayar utangnya.

Atas dasar hal itu, hari ini perdagangan saham KIJA disuspensi oleh BEI. Suspensi berlaku sejak sesi II perdagangan siang tadi.

"Dalam rangka menyelenggarakan perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien, bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek KIJA," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI Teuku Fahmi Ariandar dalam keterbukaan informasi, Senin (8/7/2019).


Saat ini BEI tengah dalam proses penelaahan lebih lanjut kepada Perseroan. BEI pun menghimbau kepada para pemangku kepentingan termasuk investor untuk memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan

Sekadar tahu, dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan perseroan, hal itu lantaran adanya perubahan komposisi pemegang saham dan manajemen terkini. Atas hal itu Jababeka Internasional wajib menawarkan pembelian kepada pemegang notes dengan harga 101% dari nilai pokok sebesar US$ 300 juta ditambah kewajiban bunga.


"Dalam hal perseroan tidak mampu melaksanakan penawaran pembelian tersebut maka Perseroan/Jababeka International BV. akan berada dalam keadaan lalai atau default," kata perseroan dilansir dari keterbukaan informasi, Senin (8/7/2019).

Simak Video "Lenggak-lenggok Sri Mulyani Tirukan Gerakan Tarian Anak STAN"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed