Jababeka Berpotensi Tak Mampu Bayar Utang

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 09 Jul 2019 08:08 WIB
2.

Berpotensi Gagal Bayar Utang

Jababeka Berpotensi Tak Mampu Bayar Utang
Foto: Rachman Haryanto

Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan perseroan, kondisi potensi adanya gagal bayar lantaran adanya perubahan susunan direksi dan komisaris terkini. Perubahan susunan manajemen itu diusulkan oleh dua pihak pemegang sahamnya.

Dua pemegang saham yang mengusulkan itu adalah PT Imakotama Investido yang memegang sebesar 6,387% dan Islamic Development Bank yang memegang 10,841%. Kejadian itu dilihat sebagai acting of concert dan perubahan pengendalian berdasarkan syarat dan kondisi notes yang diterbitkan

Atas hal itu, perseroan atau Jababeka Internasional wajib menawarkan pembelian kepada pemegang notes dengan harga 101% dari nilai pokok sebesar US$ 300 juta ditambah kewajiban bunga.

"Dalam hal perseroan tidak mampu melaksanakan penawaran pembelian tersebut maka Perseroan/Jababeka International BV. akan berada dalam keadaan lalai atau default," kata perseroan dilansir dari keterbukaan informasi.

Konsisi lalai atau default tersebut mengakibatkan perseroan atau anak-anak perseroan lainnya menjadi dalam keadaan lalai atau default pula terhadap masing-masing kreditur mereka yang lain.




Simak Video "Utang Pemerintah Meroket, Per April 2021 Capai Rp 6.527 T"
[Gambas:Video 20detik]