BEJ Nilai Wajar Maraknya Tender Offer Saham Publik

BEJ Nilai Wajar Maraknya Tender Offer Saham Publik

- detikFinance
Selasa, 18 Okt 2005 11:57 WIB
Jakarta - Kecenderungan pembelian saham publik lewat tender offer yang dilakukan sejumlah emiten, dinilai wajar oleh Bursa Efek Jakarta (BEJ).Maraknya tender offer untuk memborong saham publik diyakini juga tidak akan mempengaruhi minat perusahaan yang akan listing di bursa."Ya itu hal yang wajar, kalau kebijakan perusahaannya demikian. Tergantung publik juga kalau mau dibeli, terserah," kata Dirut BEJ Erry Firmansyah ketika dihubungi detikcom, Selasa (18/10/2005).Sejauh ini, ungkap Erry, memang tidak ada peraturan yang melarang emiten untuk melakukan tender offer sampai dalam jumlah berapa.Meski tender offer bisa mengakibatkan minimnya saham publik yang ditransaksikan, namun menurut Erry, jika jumlah materialnya cukup, maka itu tidak bermasalah terhadap aksi cornering (penggorengan saham)."Kalau saham Excelcomindo tidak bisa dijadikan patokan, karena pas IPO harganya sudah terlampau tinggi. Kasus yang lain seperti tender offer Bank Lippo dan Bank Buana kita lihat dulu, kalau memang saham materialnya cukup, tidak masalah. Jadi belum tentu rawan cornering," papar Erry.Sejumlah emiten yang telah melakukan tender offer antara lain PT HM Sampoerna Tbk dan PT Komatsu Tbk. Sedangkan yang tengah dalam proses adalah PT Bank Lippo Tbk, PT Bank Buana Tbk, PT Aqua Golden Mississippi Tbk, dan PT Rig Tenders Tbk.Sementara itu di kalangan pasar juga santer nama-nama emiten lain yang akan melakukan hal yang sama, yaitu PT Darya Varia Laboratories Tbk dan PT Asahimas Flat Glass Tbk. Kedua emiten ini sudah menjelaskan ke BEJ tidak ada perubahan pencatatan atau aksi korporasi dalam tiga bulan ke depan.Menanggapi hal ini, Erry hanya mengaku belum ada penjelasan dari emiten. "Mereka belum ngomong apa-apa," tandasnya. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads