Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 26 Jul 2019 11:24 WIB

Laporan Keuangan Direvisi Rugi Rp 2,4 T, Saham Garuda Keok

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Garuda Indonesia baru saja merevisi Laporan Keuangan tahun 2018. Hasilnya, Garuda Indonesia mencatatkan net loss atau rugi bersih sebesar US$ 175,028 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun. Laporan ini berbeda dari sajian sebelumnya, di mana dicatatkan laba sebesar US$ 5,018 juta.

Hal ini direspons negatif oleh investor Garuda di pasar saham. Per pukul 11.05 WIB, saham GIAA tercatat turun 2,02% ke level Rp 388/lembar. Angka ini tercatat menjadi yang terendah sepanjang hari ini, jatuh dari posisi pembukaan hari ini di level Rp 398.

Dalam sepekan terakhir, saham GIAA tercatat turun 3,47%. Namun secara year to date tercatat naik 30,8%.


Adapun hingga siang ini saham GIAA ditransaksikan 30.975 kali dengan nilai transaksi Rp 1,3 miliar. Saham GIAA didominasi pembelian oleh domestik sebesar Rp 1,23 miliar, sementara asing Rp 9,6 juta.

Seperti diketahui, pada laporan keuangan Garuda 2018 yang disajikan kembali, pendapatan usaha tercatat sebesar US$ 4,37 miliar, tidak mengalami perubahan dari laporan pendapatan sebelumnya. Sementara itu, pendapatan usaha lainnya (pendapatan lain-lain) terkoreksi menjadi US$ 38,8 juta dari sebelumnya US$ 278,8 juta.


Sementara itu, pada laporan restatement Garuda Indonesia pada periode Q1-2019 (Kuartal 1-2019) tercatat mengalami sejumlah penyesuaian pada indikator Aset menjadi sebesar US$ 4,328 Juta dari sebelumnya US$ 4,532 juta. Adapun perubahan total indikator aset tersebut diakibatkan oleh penyesuaian pada pencatatan piutang Lain-Lain menjadi sebesar US$ 19,7 juta dari sebelumnya sebesar US$ 283,8 juta. Aset pajak tangguhan juga mengalami penyesuaian menjadi US$ 105,5 juta dari sebelumnya US$ 45,3 juta.

Lebih lanjut, liabilitas perseroan pada penyajian kembali laporan keuangan Q1-2019 juga mengalami penyesuaian menjadi US$ 3,537 juta dari sebelumnya US$ 3,561 juta.

Simak Video "Garuda Indonesia Larang Penumpang Bawa MacBook Pro 15 Inci"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com