Investor Pantau Saham Tambang dan Perkebunan
Rabu, 19 Okt 2005 09:40 WIB
Jakarta - Kebijakan pemerintah yang menaikkan pungutan ekspor (PE) batu bara, dan tidak adanya pengurangan PE untuk CPO diprediksi akan membuat sektor saham ini tertekan.Investor akan mengamati sejumlah saham yang bergerak di industri batu bara seperti Tambang Bukit Asam, Bumi Resoorces. Kenaikan PE dikhawatirkan bisa menekan kinerja perusahaan. Saham-saham sektor perkebunan seperti Astra Agro Lestari dan PP London Sumatra juga tak luput dari perhatian investor.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada transaksi Rabu (19/10/2005) diperkirakan masih akan bergerak pada kisaran yang sempit. Pasalnya, volume transaksi saham yang masih tipis akan membuat investor mengurangi perburuan sahamnya. Pada penutupan Selasa (18/10/2005) IHSG menguat 5,782 poin pada level 1.095,873. Penguatan ini dimotori oleh saham Astra Internasional dan Telkom.
(ir/)











































