Ekspor CPO AALI Sampai September Anjlok 36,6%
Rabu, 19 Okt 2005 10:32 WIB
Jakarta - Tingginya permintaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dalam negeri, membuat PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) harus mengalihkan kebutuhan ekspornya.Akibatnya penjualan ekspor CPO perusahaan perkebunan ini, sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2005 turun 36,6 persen menjadi hanya 165.805 ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 261.456 ton."Volume eskpor AALI turun karena permintaan domestik yang lebih besar," kata Tjahyo DA, Investor Relations AALI dalam penjalasannya ke Bursa Efek Surabaya (BES), Rabu (19/10/2005).Komposisi volume penjualan CPO sampai September 2005 adalah 71,9 persen untuk konsumsi dalam negeri dan 28,1 persen untuk keperluan ekspor. Kondisi ini berbeda dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang komposisi ekspor dan lokal sebanding masing-masing 50 persen.Negara tujuan ekspor CPO untuk produk AALI adalah India sebesar 44,7 persen, Malaysia 7,2 persen, Pakistan 4,2 persen, Vietnam 0,6 persen dan negara-negara lainnya mencapai 19,2 persen.Sedangkan volume penjualan dalam negeri sampai September 2005 mencapai 424.540 ton naik 62,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 261.784 ton.Secara keseluruhan total volume penjualan CPO AALI sampai September 2005, baik lokal maupun ekspor mencapai 590.345 ton naik 12,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 523.250 ton.Harga rata-rata CPO AALI sampai September Rp 3.341 per kilogram turun 13,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3.881 per kilogram.Namun jika dilihat dari kuartal satu sampai kuartal III harga CPO AALI mengalami kenaikan masing-masing sebesar Rp 3.156 per kilogram, Rp 3.377 per kilogram dan Rp 3.468 per kilogram. Sementara harga rata-rata CPO di pasar Rotterdam sampai September mencapai US$ 416 per ton atau turun 14,4 persen dibanding September 2004 yang sebesar US$ 486 per ton.
(ir/)











































