Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 12 Agu 2019 10:32 WIB

China Bantah Sengaja Lakukan Pelemahan Yuan

Endah Sekar Wardani - detikFinance
Foto: Dok. Thinkstock Foto: Dok. Thinkstock
Jakarta - Pemerintah China membantah isu mengenai pelemahan mata uang yuan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang dilakukan secara sengaja. Pelemahan itu terjadi karena imbas dari perang dagang.

Direktur jendral departemen internasional People's Bank of China Zhu Jun mengatakan pihak Departemen Keuangan AS menuduh China sengaja membiarkan yuan turun ke level terendah hingga lebih dari satu dekade.

Zhu mengatakan bahwa pelemahan yuan merupakan dampak dari ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan tarif tambahan 10%.

"Pengakuan sepihak... melanggar dasar, tidak masuk akal dan tidak meyakinkan," kata Zhu seperti dikutip dari Reuters, Senin (12/8/2019).


Trump memang mengumumkan akan mematok tarif tambahan sebesar 10% pada impor China senilai $ 300 miliar, akan berlaku mulai 1 September 2019 nanti.

Perselisihan perang dagang ini terus berlanjut selama setahun dan menyebar hingga beberapa sektor masalah seperti teknologi. Perang dagang ini juga membebani kepercayaan bisnis.

Sementara sejak pekan lalu yuan telah tertekan hingga 1,6% terhadap dolar AS. Namun Bank Sentral China dalam beberapa waktu terakhir berupaya untuk kembali membuatnya stabil.



Simak Video "Makin Panas! Trump Pajaki Barang China US$ 300 Miliar"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed