Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 12 Agu 2019 15:45 WIB

Moody's Pangkas Rating MNC, Perusahaan HT Mampu Bayar Utang?

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Lembaga pemeringkat Moody Investors Service menurunkan rating utang PT MNC Investama Tbk (BHIT) Peringkat perusahaan turun jadi caa1 dari b3.

Pada saat yang sama, Moody's juga menurunkan peringkat surat utang senior BHIT dari caa1 menjadi caa2. Rating outlook tetap negatif.

Peringkat level B sendiri diartikan bahwa surat utang masih bersifat spekulatif dan berisiko tinggi. Sementara untuk peringkat Caa memiliki tingkat risiko kredit yang sangat tinggi. Kedua level itu tidak masuk dalam kategori investment grade.

Penurunan peringkat rating utang itu mencerminkan peningkatan risiko dari refinancing perusahaan induk MNC Group milik Harry Tanoe (HT).


Sebagai perusahaan induk, BHIT menghasilkan jumlah terbatas operasional arus kas, selain dari pendapatan dividen.

"Kami percaya pendapatan dividen di bhit akan tetap terbatas selama berikutnya 12 sampai 18 bulan. Sebagai kunci operasi anak usahanya di bidang media yang menangani utang jatuh tempo, pembayaran amortisasi dan fokus pada mereka sendiri pemegang saham inisiatif," kata Vice President Moody's, Annalisa di Chiara.

Sebagai induk usaha, Moody's melihat posisi likuiditas BHIT berada posisi yang lemah. Dengan demikian, Moody melihat bahwa pembayaran obligasi perusahaan pada bulan Mei 2021 akan tergantung pada peningkatan modal kegiatan perusahaan.

Sementara BHIT bergantung pada pendapatan dividen dari perusahaan di bawahnya. Pendapatan dividen mungkin akan tidak cukup untuk menutupi biaya bunga pada obligasi.



Simak Video "Hitungan Rasio Utang Era Soeharto hingga Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com