Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Agu 2019 11:15 WIB

Usai Pemilu, Peso Argentina Terpuruk 15%

Endah Sekar - detikFinance
Foto: dok. Reuters Foto: dok. Reuters
Jakarta - Hasil mengejutkan dalam Pemilu Argentina membuat nilai tukar peso bergejolak. Mata uang Argentina anjlok 15,3% terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Alberto Fernandez memenangkan lebih dari 47% suara dalam pemilihan di hari minggu, sedangkan Mauricio Macri mendapatkan suara kurang dari 33%.

"Reaksi jangka pendek dari pasar benar-benar brutal," tutur Benjamin Gedan, Direktur Proyek Argentina di Wilson Center dikutip dari CNN, Selasa (13/8/2019).


Kini ekonomi Argentina berada dalam resesi yang dalam, dengan tingkat pengangguran 9,5% dan inflasi 55,8%. Investor khawatir pemerintah gagal membayar utang negara.

Macri sebelumnya memperkenalkan langkah penghematan termasuk menaikkan pajak dan memotong subsidi bahan bakar, termasuk menekan belanja pemerintah setelah mendapatkan pinjaman US$ 50 miliar dari IMF tahun lalu. Namun, langkah yang diperkenalkan Macri ternyata menjadi bumerang bagi publik.


UBS berharap pemerintahan Fernandez akan berusaha untuk menegosiasikan perjanjian IMF, salah satunya berhenti membayar bunga utang pemerintah di jangka pendek.

Fernandez dianggap lebih moderat dbandingkan Kirchner, yang menasionalisasi perusahaan energi utama negara itu saat dia menjabat.

Simak Video "Jokowi Dorong Komoditas Buah Indonesia Masuk Argentina"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com