Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Agu 2019 11:34 WIB

Sri Mulyani Bicara Peso Argentina yang Anjlok 15% Pasca Pemilu

Hendra Kusuma - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Istimewa/Kementerian Keuangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Istimewa/Kementerian Keuangan
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pelemahan mata uang peso terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terjadi karena respons market atas kekalahan calon presiden petahana pada Pemilu 2019 Argentina. Peso Argentina melemah 15% terhadap dolar AS pasca Pemilu.

Sri Mulyani bilang, calon presiden petahana yakni Presiden Mauricio Macri mendapatkan suara yang lebih rendah dibandingkan lawannya Alberto Fernandez.

"Itu kan berhubungan dengan ekspektasi dari market mengenai arah policy ke depan. Sehingga peso mengalami koreksi yang sangat dalam," kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).


Meski demikian, Sri Mulyani menyebut bahwa persoalan melemahnya nilai tukar peso menjadi pekerjaan rumah Argentina yang diharapkan tidak memberikan dampak terhadap negara lain seperti Indonesia.


Selain itu, dinamika politik di Hong Kong juga disebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi Tanah Air.

"Jadi kita beraharap kalau ini masalahnya masalah politik setempat yang kemudian memunculkan dinamika market, ya itu akan tercontain atau terbatas hanya ke pada negara tersebut," ungkapnya.

Simak Video "Sri Mulyani Temukan 'Desa Hantu', Anggota Komisi XI: Jangan Terkejut"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com