Kenaikan Indeks Terhambat Profit Taking

Kenaikan Indeks Terhambat Profit Taking

- detikFinance
Jumat, 21 Okt 2005 16:40 WIB
Jakarta - Aksi profit taking yang dilakukan investor menjelang libur panjang lebaran membuat kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhambat. Pada penutupan transaksi akhir pekan indeks cuma naik tipis 0,561 poin pada level 1.075,962."Belakangan volume transaksi tipis karena minimnya informasi yang mendorong pasar. Apalagi menjelang libur panjang lebaran investor lebih banyak profit taking," kata Budi Ruseno, analis dari Bhakti Capital, di Jakarta, Jumat (21/10/2005). Faktor regional juga menjadi acuan dominan investor. Bursa di Asia seperti Nikkei, Kuala Lumpur, Strait Times Singapura, juga mengalami kondisi serupa dengan Bursa Efek Jakarta (BEJ). Pada penutupan Jumat ini rata-rata bursa Asia bergerak tipis karena antisipasi kenaikan bunga The Fed. Indeks LQ-45 naik 0,410 poin pada level 230,385, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,129 poin pada level 183,635, Main Board Index (MBX) naik 0,218 poin pada level 293,411, dan Development Board Index (DBX) turun 0,145 poin pada level 220,359.Transaksi saham di pasar reguler berlangsung sepi dengan frekuensi sebanyak 8.194 kali pada volume 1.233.293 lot saham, senilai Rp 550,822 miliar. Sebanyak 57 saham naik, 47 saham turun dan 259 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra Internasional (ASII) naik Rp 50 menjadi Rp 9.400, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 20 menjadi Rp 760, Bank Panin (PNBN) naik Rp 15 menjadi Rp 380, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 10 menjadi Rp 1.390, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 10 menjadi Rp 1.000.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 menjadi Rp 9.750, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.350, Hero Supermarket (HERO) turun Rp 50 menjadi Rp 6.200, Energi Mega Persada (ENRG) turun Rp 20 menjadi Rp 730, Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 10 menjadi Rp 1.710. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads