Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 21 Agu 2019 17:17 WIB

Harga Emas Melonjak, Antam Genjot Produksi Jadi 32 Ton Tahun Ini

Danang Sugianto - detikFinance
Antam/Foto: Rachman Haryanto Antam/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Harga emas terus melambung tinggi belakangan ini. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau selaku produsen logam mulia di Indonesia akan pun akan menaikkan produksinya.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk Arie Prabowo mengatakan, tahun ini pihaknya memang berencana untuk menaikkan produksi emas menjadi 32 ton, tapi perkiraannya bahkan bisa melebih target tersebut.

"Target produksi kalau sekarang alhamdulillah baik, bahkan sudah di atas 3 ton produksi di logam mulia. Memang target kita dinaikkan jadi 32 ton mudah-mudahan bisa jadi 36 ton. Tapi 32 ton lah," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (21/8/2019).


Arie mengatakan produksi emas Antam belakangan ini memang cenderung meningkat. Hingga semester I-2019 produksi emas Antam sudah mencapai 15,4 ton.

Meski begitu Arie menilai kenaikan harga emas belakangan ini sebenarnya bukan hal yang stabil. Sehingga sulit untuk menganggap hal itu sebagai berkah buat perusahaan.

"Sekarang kan agak kaget-kagetan karena dari masalah perang dagang itu (AS vs China)," tambahnya.

Harga emas Comex kontrak Desember 2019 hari ini kembali meningkat ke level US$ 1.518,40 per troy ounce. Dia memprediksi secara jangka panjang harga emas internasional hanya berada di level US$ 1.40p per troy ounce.



Simak Video "Imbas Perang Dagang AS-China, Harga Emas Antam Melambung Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com