Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 23 Agu 2019 10:53 WIB

Darmin Mau Pasar Modal Tak Cuma buat Mereka yang Tinggal di 'Awan'

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dok. Kemenko Perekonomian Foto: Dok. Kemenko Perekonomian
Jakarta - Bulan ini merupakan bulan yang bersejarah bagi pasar modal. Sebab pada 15 Agustus 1977 pasar modal Indonesia resmi diaktifkan kembali.

Sudah 42 tahun pasar modal Indonesia kembali aktif. Berbagai perkembangan telah tercatat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyambut baik semua perkembangan pasar modal. Namun dia menilai pasar modal saat ini masih sebagai wadah pencarian modal bagi perusahaan-perusahaan besar saja.

Untuk itu, di depan para pejabat OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI), Darmin berpesan agar bisa menjadikan pasar modal sebagai tempat pencarian modal bagi perusahaan kecil. Begitu juga dari sisi investor.

"Pak Hoesen pasar modal itu bukan cuma bagi yang berumah di atas awan, tapi juga bagi mereka yang bermukim di bumi juga bisa memasuki pasar modal," ujarnya saat membuka Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2019 di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (23/8/2019).



Sebenarnya menurut Darmin, masyarakat dan perusahaan kecil sudah tahu tentang skema berinvestasi saham. Bahkan sejak dia masih SMP di pedalaman Sumatera.

"Saya SMP-nya di kota kecil di Sumatera. Ya di Google si sekarang ada, tapi jarak 2 km dari sekolah saya itu enggak tembus tuh Google," candanya.

Saat dia bersekolah di SMP itu, Darmin ngekos. Nah pemilik kosannya itu ternyata merupakan pemegang saham di salah satu bioskop di pedalaman Sumatera saat itu.

"Bahkan ada warkatnya, dia dulu pemegang saham. Artinya tahun 60-an di pedalaman Sumatera sana ada pemegang saham dari bioskop di kota itu," ucapnya.

Hal itu menjadi contoh bahwa sebenarnya perusahaan kecil juga butuh modal. Mereka juga bahkan sudah paham tentang mencari modal dengan menawarkan saham.

"Kami ingin perusahaan menengah dan kecil masuk ke pasar modal memperoleh pendanaan," tutupnya.



Simak Video "Harga Tiket Pesawat Harus Turun Paling Lambat 1 Juli"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com