Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 03 Okt 2019 17:12 WIB

IHSG Jeblok Terus, Sri Mulyani Singgung soal Tekanan Global

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Muhammad Iqbal Foto: Muhammad Iqbal
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa hari terakhir berada di zona merah. Hal ini terjadi karena kondisi pergerakan bursa regional yang terdampak sentimen negatif.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan pemerintah saat ini berkomitmen untuk memperbaiki kebijakan untuk menjaga perekonomian Indonesia. Hal ini karena tekanan pada ekonomi tak hanya berasal dari domestik namun juga regional dan global.

"Sekarang ada political, kita fokus harapkan sampai akhir tahun instrumen yang ada di fiskal bisa menjalankan APBN dengan baik," kata Sri Mulyani di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Dia menjelaskan, kebijakan untuk memperbaiki iklim investasi masih tetap dilakukan oleh pemerintah. Menurut dia, pemerintah juga berupaya untuk menjaga stabilitas makroekonomi.



"Tentu kita tahu bahwa tekanan dari luar apalagi political environment seperti di AS akan memberikan dampak ke seluruh dunia, karena itu kan suatu ketidakpastian dan political event yang sangat besar tentu akan pengaruh ke pelemahan dan confident ekonomi dunia," jelas dia.

Menurut dia, pemerintah fokus memperbaiki daya tahan atau resiliensi dari ekonomi nasional melalui kebijakan yang selama ini sudah dijalankan.

Pagi ini pada pembukaan, IHSG tergerus 47 poin (0,7%) ke level 6.008. IHSG kemudian negatif seharian dan ditutup ke level 6.038.



Simak Video "Sindir Sri Mulyani, Prabowo: Rumus yang Salah Dipakai Terus"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com