Libur Lebaran, IHSG Turun 1 Poin
Selasa, 01 Nov 2005 16:47 WIB
Jakarta - Transaksi saham pada hari terakhir menyambut libur lebaran ditutup merah, karena sentimen negatif tingginya inflasi dan naiknya BI rate menjadi 12,25 persen. Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan Selasa (1/11/2005) turun 1,271 poin pada level 1.064,953. Indeks sempat anjlok hingga 9 poin lebih, namun tekanannya terus berkurang sampai penutupan pasar.Investor terlihat begitu cemas atas tingginya inflasi bulan Oktober yang mencapai 8,7 persen dan inflasi Januari-Oktober yang sebesar 15,65 persen, akan memukul perekonomian Indonesia. Apalagi Bank Indonesia (BI) juga langsung bereaksi dengan menaikkan BI rate menjadi 12,25 persen dibanding sebelumnya yang sebesar 11 persen. Tingginya BI rate dikhawatirkan akan memicu pelarian modal dari pasar saham ke produk perbankan karena bunga yang lebih menarik. Selain itu bayangan kredit macet juga cukup menghantui, karena kemampuan debitur menurun akibat kenaikan BBM.Indeks LQ-45 turun 0,102 poin pada level 227,930, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,752 poin pada level 182,174, Main Board Index (MBX) turun 0,301 poin pada level 290,237 dan Development Board Index (DBX) turun 0,463 poin pada level 218,778.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 8.970 kali, pada volume 1.328.184 lot saham, senilai Rp 720,756 miliar. Sebanyak 33 saham naik, 50 saham turun dan 280 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 3.125, Bank Negara Indonesia (BBNI) turun Rp 60 menjadi Rp 1.270, Astra Internasional (ASII) turun Rp 50 menjadi Rp 9.250, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 50 menjadi Rp 3.475 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 25 menjadi Rp 2.550.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 menjadi Rp 18.900, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 150 menjadi Rp 10.350, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 5.500, Indosat (ISAT) naik Rp 100 menjadi Rp 4.975 dan Telkom (TLKM) naik Rp 50 menjadi Rp 5.050.Bursa Efek Jakarta (BEJ) akan tutup dari 2-8 November 2005 karena libur Lebaran. Transaksi saham akan kembali dimulai pada 9 November 2005.
(ir/)











































