Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 09 Okt 2019 10:13 WIB

Mejeng di BEI, Saham Perusahaan Smelter Asal Bogor Meroket 50%

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: agung pambudhy Foto: agung pambudhy
Jakarta - Jumlah perusahaan yang tercatat di pasar modal kembali bertambah. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk hari ini resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal.

Emiten baru yang ke-40 ini menawarkan saham perdananya di level Rp 300 Saat dicatatkan pertama kali saham berkode PURE ini langsung menguat 150 poin atau 50% ke posisi Rp 450.

"Kami bangga dalam masa penawaran umum saham diminati publik dengan mengalami oversubscribe sebanyak 324 kali dari polling," kata Presiden Direktur PURE Richard Tandiono di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini, Perseroan telah melepas sebesar 333.333.500 lembar saham. Sehingga dana yang berhasil dihimpun oleh Perseroan sebesar Rp 100 miliar.


Perseroan juga mengadakan program pemberian saham kepada karyawan atau Employee Stock Allocation (ESA) dengan mengalokasikan saham sebesar 955.000 lembar saham atau sebesar 0,29% dari jumlah saham yang ditawarkan.

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebesar 333.333.500 Waran Seri I yang menyertai saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 360 per saham. Sehingga total hasil 0elaksanaan Waran Seri I adalah sebesar Rp120 miliar.

Dana yang diperoleh dari hasil IPO ini setelah dikurangi seluruh biaya-biaya emisi saham, sebesar 76,28% akan digunakan untuk belanja modal. Perusahaan akan melakukan pembelian mesin dan peralatan seiring dengan pengembangan kegiatan usaha, serta penambahan area produksi di Gunung Putri, Bogor. Lalu sebesar 23,72% akan digunakan untuk modal kerja.

PT Trinitan Metals and Minerals adalah perusahaan asal Bogor yang didirikan pada tahun 2009. PURE merupakan perusahaan pengolah logam dan bahan mineral (smelter) yang berfokus pada penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dan berfokus untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik, dengan produk akhir berupa Timbal (Pb) dan Antimoni (Sb).




Simak Video "Survei IPO: Prabowo Layak Jadi Menhan, Tito Tak Layak Jadi Mendagri"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com