3 Emiten Siap Masuk
BEJ Belum akan Revisi Target
Rabu, 09 Nov 2005 14:54 WIB
Jakarta - Di tengah tingginya inflasi yang akan mengancam dunia usaha, Bursa Efek Jakarta (BEJ) belum berniat untuk merevisi target emiten baru. Bahkan mendekati akhir tahun, masih ada tiga emiten lagi yang akan masuk ke bursa."Yang paling siap tiga emiten baru di bulan November dan Desember ini. Yaitu Multi indocitra, dari asuransi dan infrastruktur," kata Dirut BEJ Erry Firmansyah disela-sela Halal Bihalal di Gedung BEJ, Jakarta, Rabu (9/11/2005).BEJ baru akan memperhitungkan dampak inflasi terhadap BEJ setelah melihat angkanya pada bulan November. Namun demikian, Erry berharap tidak ada kenaikan inflasi lagi pada bulan November dan Desember. "Kita lihat di november baru setelah itu kita baru bisa prediksi akhir tahun akan seperti apa," tambahnya.Untuk tahun 2006, BEJ akan berpegang pada prediksi inflasi pemerintah sebesar 8 persen hingga semester II tahun 2006.Remote TradingErry juga mengungkapkan, target remote trading oleh seluruh anggota bursa yang semula dijadwalkan tuntas pada akhir tahun akan dimundurkan hingga Januari 2006. Hal ini disebabkan karena keterlambatan dari jaringan broadband. Saat ini baru 50 persen lebih anggota bursa yang sudah menggunakan remote trading."Semuanya ada 125 anggota bursa, tapi baru 64 yang sudah menggunakan remote trading," tambahnya.
(qom/)











































