Anjlok 12 Poin, IHSG Terkena Dampak Inflasi

Anjlok 12 Poin, IHSG Terkena Dampak Inflasi

- detikFinance
Rabu, 09 Nov 2005 16:41 WIB
Jakarta - Tekanan inflasi yang begitu tinggi pada bulan Oktober, akhirnya juga menyeret pasar saham ke teritori negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Rabu (9/11/2005) anjlok 12,132 poin pada level 1.052,821.IHSG malah sempat turun 20 poin lebih, namun akhirnya tekanan jual menurun saat menjelang penutupan pasar.Indeks LQ-45 turun 3,077 poin pada level 224,853, Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,524 poin pada level 179,650, Main Board Index (MBX) turun 3,264 poin pada level 286,973 dan Development Board Index (DBX) turun 2,680 poin pada level 216,098.Posisi jual mendominasi perdagangan saham di pasar reguler yang mencatat transaksi sebanyak 9.234 kali, pada volume 1.824.436 lot saham, senilai Rp 1,098 triliun. Sebanyak 28 saham naik, 77 saham turun dan 258 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 200 menjadi Rp 9.050, United Tractors (UNTR) turun Rp 150 menjadi Rp 3.500, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 4.950, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 3.050, dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 30 menjadi Rp 770.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 250 menjadi Rp 4.600, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 50 menjadi Rp 10.400, Matahari Putera Prima (MPPA) naik Rp 40 menjadi Rp 940, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 25 menjadi Rp 2.575, dan Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 10 menjadi Rp 820.Menurut Dirut BEJ Erry Firmansyah, anjloknya indeks terkait dengan tingginya inflasi. Selain karena terjadinya koreksi bursa regional dan global, serta menguatnya mata uang dolar AS.Namun Erry optimistis anjloknya IHSG hanya bersifat temporer, apalagi pelaku pasar banyak yang belum masuk setelah libur panjang Lebaran. Menurutnya, pada saat libur tersebut terjadi pelemahan pasar regional, sehingga dampaknya baru dirasakan sekarang."Mudah-mudahan ini koreksi sesaat dan akan rebound lagi pada hari berikutnya," tegas Erry di sela-sela acara halal bihalal di Gedung BEJ, Jakarta, Rabu (9/11/2005). (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads