Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Okt 2019 11:32 WIB

Rupiah Terbaik di Asia, Berkat Sri Mulyani Menkeu Lagi?

Tim detikcom - detikFinance
Halaman 1 dari 2
Foto: Dolar AS/detikFinance Foto: Dolar AS/detikFinance
Jakarta - Nilai tukar rupiah pagi ini menguat lawan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda itu juga perkasa di perdagangan pasar spot, bahkan menjadi yang terbaik Asia.

Seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (22/10/2019), kurs tengah BI atau kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di Rp 14.058. Rupiah menguat 0,52% dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Penguatan ini memperpanjang rantai apresiasi rupiah di kurs tengah BI menjadi empat hari beruntun. Selama periode tersebut, penguatan rupiah mencapai nyaris 1%.

Sementara di perdagangan pasar spot, rupiah pun setia berjalan di jalur hijau. Pada pukul 09:43 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 14.045 di mana rupiah menguat 0,2%, terkuat sejak 10 September.

Kala pembukaan pasar, rupiah hanya mampu menguat tipis 0,02%. Seiring perjalanan, apresiasi rupiah semakin tebal.

Performa rupiah kian ciamik jika melihat para tetangganya. Ya, penguatan 0,2% sudah cukup untuk membawa rupiah menjadi mata uang terbaik di Asia.

Lanjut ke halaman berikutnya >>> (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com