ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Nov 2019 16:18 WIB

299 Saham 'Terbakar', IHSG Ditutup ke Level 6.207 di Akhir Pekan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif sore ini. Seharian berada di zona merah, IHSG ditutup melemah 21 poin (0,34%) ke level 6.207.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini turun ke level Rp 14.035.

Pada pra perdagangan, IHSG minus 2 poin (0,04%) ke 6.225. Indeks LQ45 turun 2,6 poin (0,27%) ke 996.

Membuka perdagangan Jumat (1/11/2019), IHSG terus turun 15 poin (0,25%) ke level 6.213. Sementara indeks LQ45 turun 2,9 poin ke 981.

Hingga sesi I berakhir, IHSG turun hingga 23 poin (0,38%) ke level 6.204. Sedangkan indeks LQ45 melemah 4,5 poin (0,46%) ke level 980.

Pada sesi II, IHSG berkurang 21 poin (0,34%) ke level 6.207. Sedangkan indeks LQ45 turun 4,7 poin (0,48%) ke level 980.

Perdagangan saham ditransaksikan 578.652 kali dengan nilai Rp 9,1 triliun. Sebanyak 135 saham menguat, 299 saham turun, dan 128 saham tak berubah.


Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 27,046.23 (-0.52%), NASDAQ ditutup 8,292.36 (-0.14%), S&P 500 ditutup 3,037.57 (-0.30%).

Bursa saham AS ditutup melemah meskipun laporan keuangan beberapa perusahaan di US lebih baik daripada perkiraan analis. Investor pada sesi perdagangan kemarin lebih berfokus pada perkembangan perjanjian dagang antara US dan China yang sebelumnya mendapatkan informasi dari negara Chille dimana US dan China akan bertemu di sebuah acara, ternyata dibatalkan oleh Chille.

President Trump telah mengumumkan bahwa US dan China sedang mencari lokasi untuk melanjutkan penandatanganan perjanjian dagang fase 1.

Bursa Asia sore ini masih bergerak variatif, berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 turun 76 poin ke 22.850
  • Indeks Hang Seng bertambah 194 poin ke 27.100
  • Indeks Shanghai naik 29 poin ke 2.958
  • Indeks Strait Times melemah 3 poin ke 3.226
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Sinar Mas Multiartha (SMMA) naik Rp 1.925 ke Rp 11.550, Indah Prakasa (INPS) naik Rp 900 ke Rp 6.100, Charoen Pokphand (CPIN) naik Rp 550 ke Rp 6.850, Indocement Tunggal (INTP) naik Rp 525 ke Rp 20.525.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.450 ke Rp 53.650, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 12.650, Sentral Mitra (LUCK) turun Rp 325 ke Rp 975.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com