Pendapatan SCTV Akan Bertambah 20% Berkat Piala Dunia

Pendapatan SCTV Akan Bertambah 20% Berkat Piala Dunia

- detikFinance
Selasa, 15 Nov 2005 14:37 WIB
Jakarta - Salah satu stasiun televisi terbesar di Indonesia, SCTV, mengakui pendapatan iklannya akan turun setelah kenaikan harga BBM. Namun berkat Piala Dunia, pendapatan SCTV diyakini akan bertambah sekitar 20 persen.Presdir SCTV Wisnu Hadi mengatakan, hingga akhir tahun 2005, SCTV diperkirakan memperoleh laba bersih Rp 140 miliar. Keuntungan itu dinilai masih sesuai target meski ada kecenderungan penurunan pendapatan iklan."Pendapatan iklan kemungkinan menurun karena konsumsi masyarakat juga turun akibat kenaikan harga BBM," ujar Wisnu tanpa merinci berapa angka penurunannya.Ia menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers usai RUPSLB di Hotel JW Marriott, Jakarta, Selasa (15/11/2005).Untuk tahun 2006, SCTV optimistis bisa meningkatkan pendapatan terutama dari penayangan Piala Dunia.Pertumbuhan pendapatan dari Piala Dunia itu diperkirakan sekitar 20 persen. "Kita optimis Piala Dunia akan meningkatkan income pada tahun 2006. Tapi detail dari peningkatan income Piala Dunia belum bisa dirinci," tambah Wisnu.Ia mengakui, sejumlah acara yang tayang pada malam hari akan tergusur oleh Piala Dunia. Namun dipastikan untuk acara prime time tidak akan tergusur.Saat ini SCTV menempati porsi penonton di urutan kedua sebesar 19,2 persen dari kelas sosial ekonomi penonton A,B dan C. Sedangkan posisi pertama dipegang oleh RCTI sebesar 20,6 persen.Menurut Dirut PT Surya Citra Media Tbk (SCM) Fofo Sariaatmadja, SCTV tidak terlalu terobsesi berada di urutan pertama. Ke depan, SCTV akan mempertahankan segmentasi dengan mempertahankan program-program yang sukses."Kita pertahankan di urutan kedua. Yang penting kita mempertahankan secara long term, dan kesejahteraan karyawan. Jangan sampai naik dan turun terlampau drastis, serta berbiaya tinggi," kata Fofo. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads