Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Des 2019 15:33 WIB

Krakatau Steel Terbelit Utang tapi Punya 60 Anak Usaha, Kok Bisa?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Krakatau Steel (istimewa) Foto: Krakatau Steel (istimewa)
FOKUS BERITA BUMN Kebanyakan 'Anak'
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir menyinggung anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk saat rapat dengan Komisi VI DPR. Menurut Erick BUMN berkode saham KRAS itu memiliki 60 anak usaha, sementara utangnya menumpuk hingga Rp 40 triliun

Lantas apa yang membuat Krakatau Steel punya anak usaha begitu banyak? Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menjelaskan jumlah anak usaha sebanyak itu merupakan akumulasi sejak perusahaan digagas medio 1960-1970-an.

"Dia ini banyak anak usahanya lahir dari akumulasi sejak pembentukannya di zaman orde lama, orde baru. Dari zaman Bung Karno ini pembentukannya, beranak pinak lah dia," ucap Said kepada detikcom, Senin (2/12/2019).

Menurut Said, dahulu Krakatau Steel memang perusahaan besar, untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan perusahaan maka dibentuk anak usaha. Dia mencontohkan, untuk mengelola kawasan mereka membuat anak usaha, mengelola pabrik dibuat lagi anak usaha lain.

"Dulu dia memang besar sekali, semua yang dibutuhkan punya PT semua untuk penuhi kebutuhannya. Misalnya, Krakatau Steel kan dia sebagai pengelola kawasan dan pabrik baja, itu pengelola bikin PT, pabrik bikin PT," cerita Said.

Said menyebut hampir semua kebutuhan Krakatau Steel memiliki unit usaha sendiri, bahkan sampai pemasaran saja dibuat anak usaha.

"Dia besar sekali sehingga ada banyak (anak usahanya), hampir semua kebutuhan di-supply anak usaha. Bahkan, termasuk pemasarannya," ucap Said.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Aksi Erick Thohir Benahi BUMN, Rekrut Ahok hingga Chandra Hamzah"
[Gambas:Video 20detik]
FOKUS BERITA BUMN Kebanyakan 'Anak'
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com