Diwarnai Aksi Ambil Untung, IHSG Cuma Naik 3,8 Poin
Selasa, 22 Nov 2005 16:58 WIB
Jakarta - Meski sempat diwarnai aksi ambil untung (profit taking), penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berlanjut yang pada penutupan perdagangan Selasa (22/11/2005) naik 3,837 poin pada level 1.066,294.Kenaikan indeks mulai terbatas, karena investor mengkhawatirkan penurunan pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) pada triwulan III-2005 menjadi 5,34 persen, lebih rendah dibanding triwulan II-2005 yang sebesar 5,84 persen.Apalagi ancaman kenaikan suku bunga dan inflasi yang belum hilang, dikhawatirkan juga akan membuat pertumbuhan ekonomi triwulan akhir 2005 kembali melambat.Indeks LQ-45 naik 1,208 poin pada level 229,001, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,079 poin pada level 182,683, Main Board Index (MBX) naik 0,999 poin pada level 291,192, Development Board Index naik 0,995 poin pada level 216,444.Perdagangan saham di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 10.343 kali, pada volume 946.410 lot saham, senilai Rp 676,546 miliar. Sebanyak 58 saham naik, 37 saham turun dan 267 saham stagnan.Saham-saham yang yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 200 menjadi Rp 9.350, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 100 menjadi Rp 2.600, Indosat (ISAT) naik Rp 50 menjadi Rp 5.300, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 30 menjadi Rp 1.030, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 25 menjadi Rp 3.175.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 5.540, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 50 menjadi Rp 10.700, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 750, Gajah Tunggal (GJTL) turun Rp 10 menjadi Rp 500, Panin Life (PNLF) turun Rp 5 menjadi Rp 135.
(ir/)











































